Konsep Shift Register - Ruang Pendidikan

Konsep Shift Register


kalkulator
         Dalam pekerjaan sehari-hari pasti kalian pernah menggunakan sebuah  kalkulator. Coba perhatikan pada Gambar 1, bila anda memasukkan masing-masing digit pada papan tombol, angka pada kalkulator akan bergeser ke kiri. Dengan kata lain, misalkan untuk memasukkan angka 123 kalian harus mengerjakan hal sebagai berikut. Pertama, menekan dan melepaskan angka 1 pada papan tombol, maka muncul angka 1 pada LCD kalkulator posisi paling kanan. Selanjutnya kalian menekan dan melepaskan angka 2 pada papan tombol dan menyebabkan angka 1 bergeser ke kiri diikuti oleh angka 2. Yang terakhir adalah menekan angka 3 maka angka 123 akan muncul di kalkulator.

       Shift register yang dicontohkan pada sebuah kalkulator mempunyai dua karakteristik yakni, 1) shift register merupakan memori sementara karena menahan angka pada display / LCD sebelum adanya angka selanjutnya, dan 2) shift register menggeser angka ke kiri pada LCD setiap kali papan tombol ditekan. 
konsep shift register

Dalam pembentukan sistem digital, terdapat urutan alurnya yakni dari pengubahan analog menjadi biner yaitu 1 dan 0 yang dilakukan oleh gerbang logika dengan melalui ADC (Analog to Digital Converter) terlebih dahulu. Akan tetapi gerbang logika tidak dapat menyimpan, kemudian dibangunlah piranti flip-flop yang dapat membentuk sistem biner menjadi penyimpan. Tetapi piranti flip-flop hanya mampu menyimpan 1 bit saja. Maka dari itu digunakanlah register yang dapat berfungsi sebagai pembentuk sistem digital, penyimpan data dan kumpulan data biner.



Register adalah blok logika yang sangat penting dalam sistem digital. Register sering digunakan untuk menyimpan data (sementara) informasi biner yang muncul pada keluaran sebuah matrik pengkodean. Maka register membentuk suatu kaitan yang sangat penting antara sistem digital utama dan kanal-kanal keluaran. Register yang paling sederhana adalah terdiri dari satu  flip-flop saja, yang berarti hanya dapat menyimpan data terdiri suatu bit bilangan biner saja yaitu 0 atau 1. Oleh sebab itu untuk menyimpan data yang terdiri 4 (empat) bit bilangan biner maka diperlukan 4 (empat) buah flip-flop.  


Dasar dari shift register atau register geser adalah menggeser data yang disimpannya. Sebagai contoh, sebuah register geser 4 bit akan menggeser data biner yang saling berurutan sebanyak 4 posisi. Proses bergesernya data yang masuk ke dalam register terjadi sejalan dengan sinyal pendetak. Cepat-lambatnya pewaktuan dalam pergeseran ditentukan oleh sinyal pendetak yang digunakan. Setiap kali sinyal pendetak berdenyut, maka data yang tersimpan akan bergeser satu posisi.

Iklan Atas Artikel

Iklan Tengah Artikel 1

Iklan Tengah Artikel 2

Iklan Bawah Artikel