Job sheet Rangkaian Presettable Counter menggunakan IC74LS192.& IC Dekoder 7448 - Elektronika - Ruang Pendidikan

Job sheet Rangkaian Presettable Counter menggunakan IC74LS192.& IC Dekoder 7448 - Elektronika

A. Tujuan Praktikum
  1. Merangkai rangkaian Presettable Counter menggunakan IC74LS192.
  2. Mengoperasikan rangkaian Presettable Counter menggunakan IC74LS192.
  3. Mengoperasikan IC dekoder 7448 untuk tampilan counter pada seven segment.
B. Dasar Teori
Misalkan diinginkan suatu pencacah yang dapat bekerja mulai hitungan 7 sampai 15, kemudian kembali lagi ke 7 dan seterusnya. Atau ingin membuat suatu kejutan dengan membuat timer yang dapat meledakkan balon atau petasan pada hitungan mundur dari 8 sampai 0.


Beragam jenis pencacah telah dibahas secara terperinci. Dengan contoh permisalan diatas, maka digunakanlah suatu jenis pencacah yang bersifat reversible, yaitu pencacah naik-turun programmable. Pencacah ini adalah yang paling canggih dan modern jika dibandingkan dengan pencacah yang telah dibahas sebelumnya. Pencacah ini dapat diatur, diprogram, ataupun diatur operasi kerjanya. Yang paling penting adalah dapat menentukan mulai hitungan yang keberapa pencacah tersebut bekerja, baik mencacah naik ataupun turun. Pencacah ini disebut dengan presettable counter atau pencacah naik/turun yang dapat diprogram.

Pencacah naik / turun yang dapat diprogram terdapat pada dua IC pencacah synchronous naik turun yaitu IC74192 dan IC74193 yang ditunjukkan pada Gambar 3.19. Keduanya memiliki perlengkapan yang tidak terdapat pada IC pencacah riak / asynchronous counter. IC tersebut dapat mencacah naik dan turun sepuluh langkah BCD (up/down BCD decade counter), dan 74192 adalah sebuah pencacah biner 4 bit. perbedaan kedua IC tersebut adalah jika 74192 hanya akan mencacah nilai biner dekade atau dari 0000 sampai 1001 dalam biner atau 0 sampai 9 dalam desimal, Sedangkan untuk seri 74193 ia akan melakukan pencacahan dari 0000 sampai 1111 atau 0 sampai 15 dalam bilangan desimal.

IC 74LS192/74LS193

Gambar 9.1 IC 74LS192/74LS193

Tabel. 9.1 Fungsi PIN IC 74LS192/74LS193
PIN
Nama PIN
Fungsi
15, 1, 10, 9
A, B, C, D
Input
3, 2 
QA, QB
Output
4
Down
Down Clock
5
Up
Up Clock
6, 7
QC, QD
Output
8
GND
Ground / Negatif
11
Parallel Input
Preset
12
Carry
Carry Ouput
13
Borrow
Borrow Output
14
Reset
Master Reset
16
Vcc
Tegangan Input

Pada IC tersebut, terdapat 2 bagian terpisah pada masukan sinyal pendetak, yaitu Up untuk mencacah naik dan Down untuk mencacah turun. Salah satu sinyal pendetak harus selalu tertahan tinggi sedangkan lainnya mencacah. Keluaran hitungan biner diambil dari QA sampai QD, yang berasal dari keluaran 4 JK flip-flop  bagian dalam.

Dalam rangkaian counter ini kita harus melakukan reset pada keadaan tertentu untuk membuat pencacahan yang diinginkan, sehingga kita membutukan pin masukan MR (Master Reset) untuk mereset IC, misalkan kita membuat modulo 6 maka ketika IC mencacah biner 0110 ia harus berubah menjadi 0000 sehingga kita perlu membuat rangkaian reset dari gerbang logika AND dan NOT, ketika mencapai biner 0110 gabungan rangkaian logika diatas menghasilkan pulsa 1 / high yang akan memicu pin MR melakukan reset pada IC, sehingga terciptalah counter modulo 6. Inti dari rangkaian reset ini (menggunakan gerbang logika) bagaimana caranya supaya pada keluaran biner tertentu  akan menghasilkan logika high untuk mereset IC.

IC 7408 AND

Gambar 9.2 IC 7408 AND

Tabel 9.2 Tabel fungsi IC 7408
PIN
Nama PIN
Fungsi
1, 2
1A, 2A
Input
3
Output
4, 5
1B, 2B
Input
6
B
Output
7
GND
Ground
8
C
Output
9, 10
2C, 1C
Input
11
D
Output
12, 13
2D, 1D
Input
14
Vcc
Tegangan Input


IC dekoder 7448 adalah jenis IC dekoder yang berfungsi untuk menyalakan seven segment mode common katoda.  Common katoda merupakan kebalikan dari Common Anoda. Dalam IC ini semua katoda disatukan secara parallel dan dihubungkan ke ground. Karena seluruh katoda dihubungkan ke ground, maka common katoda ini berada pada kondisi aktif high (LED akan menyala/aktif bila diberi logika 1).
IC 7448 Dekoder BCD

Gambar 9.3 IC 7448 Dekoder BCD

Tabel 9.3 Tabel fungsi IC 7448
PIN
Nama PIN
Fungsi
1, 2, 6, 7
B, C, D, A
Data input
3
Display test
4
Blank output
5
Blank input
8
GND
Ground
9, 10, 11,
12, 13, 14, 15
e, d, c, b,
a, g, f
Output
15
GND
Ground
16
Vcc
Tegangan Input

C. Alat dan Bahan
Tabel 9.4 Alat dan Bahan
No
Nama Alat dan Bahan
Jumlah
1
AVO Meter
1 buah
2
Power Supply
1 buah
3
Project Board
1 buah
4
Kapasitor 100nF
1 buah
5
Resistor 330Ohm
11 buah
6
Resistor 1 K Ohm
1 buah
7
IC 7408
1 buah
8
IC 74LS192
1 buah
9
IC 74LS48
1 buah
10
LED
4 buah
11
Seven Segmen common cathode
1 buah
12
Push button
1 buah
13
Jumper
Secukupnya

D. Langkah Percobaan

  • Rakitlah rangkaian seperti Gambar 9.4 pada project board.
Rangkaian untuk Percobaan Presettable Counter 74LS192
Gambar 9.4 Rangkaian untuk Percobaan Presettable Counter 74LS192
  • Ukur catu daya DC sebesar +5V. Matikan catu daya dan hubungkan ke rangkaian.
  • Hubungkan Vcc dengan power supply +5V,
  • Hubungkan Gnd dengan power supply,
  • Hidupkan Catu daya power supply,
  • Tekan Push Button Clock dan amati tampilan LED dan seven segment,
  • Ulangi langkah 6 sampai 8 kali percobaan,
  • Amati angka pada seven segment harus sesuai dengan kondisi lampu (Q0, Q1, Q2, Q3) yang menyala dan mati kemudian catat hasilnya pada tabel hasil percobaan,


E. Hasil Percobaan
Tabel 9.5 Hasil Percobaan
No
Clock
Q3
Q2
Q1
Q0
Desimal
1
1





2





3





4





5





6





7





8





9

















F. Analisis
  1. Bagaimanakah tampilan keluaran dari rangkaian presettable counter ?
  2. Konsep dasar presettable counter adalah ?
  3. Penggunaan rangkaian tersebut adalah difungsikan sebagai up counter, bagaimana jika dikondisikan dalam down counter, perubahan apa yang dilakukan ?


Jawaban
.............................................................................................................................. .............................................................................................................................. 
G. Kesimpulan
.............................................................................................................................. .............................................................................................................................. 

H. Latihan Soal
  1. Apa yang dimaksud dengan presettable counter ? Apa yang membedakan antara presettable counter dengan counter yang lain ?
  2. Jika dalam rangkaian presettable counter menggunakan IC 74LS193, bagaimana kondisi output rangkaian tersebut secara teori ?
  3. Apa perbedaan IC7448 dengan IC7447 ?

Jawaban
.............................................................................................................................. .............................................................................................................................. .............................................................................................................................. 

Download Artikel ini disini

Iklan Atas Artikel

Iklan Tengah Artikel 1

Iklan Tengah Artikel 2

Iklan Bawah Artikel