Klasifikasi Keluarga Logika / Logic Family DTL (Dioda–Transistor Logic) - Ruang Pendidikan

Klasifikasi Keluarga Logika / Logic Family DTL (Dioda–Transistor Logic)

DTL adalah sebuah keluarga gerbang logika yang terdiri dari transistor dwikutub (BJT), dioda dan resistor, Ini disebut logika dioda–transistor karena fungsi penggerbangan dilakukan oleh jaringan dioda dan fungsi penguatan dilakukan oleh transistor.

a. Gerbang OR dari Keluarga DTL

Rangkaian gerbang OR terdiri dari 2 dioda sebagai masukannya. Prinsip kerjanya sederhana, jika salah satu atau kedua masukannya dalam keadaan High (1), maka keluaran Y akan High (1), atau aktif. Jika kedua masukannya Low (0), maka keluarannya akan Low (0). Gerbang OR DTL ditunjukkan pada Gambar 5.7.
Gerbang OR yang dibuat dengan 2 dioda, dasar dari teknologi DTL

Gambar 5.7 Gerbang OR yang dibuat dengan 2 dioda, dasar dari teknologi DTL

b. Gerbang AND dari Keluarga DTL

Rangkaian gerbang AND terdiri dari 2 dioda sebagai masukannya. Prinsip kerjanya sederhana, jika salah satu masukannya atau kedua masukannya dalam keadaan Low (0), maka keluaran Y akan Low (0) atau padam. Jika kedua masukannya High (1) maka keluarannya akan tinggi (1). Gerbang AND DTL ditunjukkan pada Gambar 5.8.
Gerbang AND yang dibuat dengan 2 dioda, dasar dari teknologi DTL

Gambar 5.8 Gerbang AND yang dibuat dengan 2 dioda, dasar dari teknologi DTL

c. Gerbang NOR dari Keluarga DTL

Gerbang logika NOR dari keluarga DTL adalah gerbang-gerbang dasar dengan rangkaian logika yang terdiri dari komponen dioda dan transistor dilengkapi dengan beberapa resistor. Perhatikan Gambar 5.9. Lihatlah setiap rangkaian masukan dioda yang disusul dengan rangkaian inverter transistor.
Dalam gerbang NOR, jika salah satu masukan, berada pada logika 1, transistor membalik dan memberikan suatu keluaran logika 0. Jika kedua masukannya berada pada keadaan logika 1, maka keluarannya adalah 0.   
Gerbang NOR yang dibuat dengan 2 dioda, dasar dari teknologi DTL

Gambar 5.9 Gerbang NOR yang dibuat dengan 2 dioda, dasar dari teknologi DTL

d. Gerbang NAND dari Keluarga DTL
Gerbang logika NAND 2 masukan dari keluarga DTL.

Gambar 5.10 Gerbang logika NAND 2 masukan dari keluarga DTL.

Perhatikan gambar 5.9 yakni contoh keluarga DTL dengan menggunakan gerbang NAND, bahwa setiap rangkaian masukan dioda disusul dengan rangkaian inverter transistor. Dalam gerbang NAND terdapat tambahan 2 buah dioda, yaitu D1 dan D2. Dioda-dioda ini berfungsi sebagai penyambung transient dan mengurangi derau (desis). Jika semua masukan memiliki logika 1 maka dioda D1 dan D2 tidak akan menghantar sehingga transistor akan mendapatkan arus basis melalui R1, D3 dan D4.  Tetapi jika salah satu atau kedua masukan tersebut berlogika 0 maka dioda D1 / D2 / keduanya akan menghantar, sehingga tegangan dari basis transistor akan menjadi nol karena dibumikan / Grouding oleh tahanan R2.  Akibatnya transistor akan tersumbat sehingga keluaran akan berlogika 1 atau tinggi.

Gerbang logika lainnya juga tersedia dalam berbagai macam jumlah masukan dan lain-lain. Keluarga DTL sangat lambat waktu pensaklarannya. Impedansi keluarannya tinggi dalam logika 1, sehingga sangat membatasi kemampuannya menggerakkan beban. Faktor deraunya besar. Dengan segala macam kekurangan dan keterbatasan itulah keluarga DTL jarang digunakan lagi dan sudah ditinggalkan dalam perancangan-perancangan logika. Keluarga DTL kemudian disempurnakan lagi kemampuan kerjanya menjadi keluarga TTL (transistor-transistor logic).

Iklan Atas Artikel

Iklan Tengah Artikel 1

Iklan Tengah Artikel 2

Iklan Bawah Artikel