Literasi Digital dalam Pendidikan - Ruang Pendidikan

Literasi Digital dalam Pendidikan

RuangPendidikan.net - Dahulu: Literasi diartikan dengan Membaca, menulis dan  mengemukakan pikiran secara lisan. Sekarang :
  1. Ada internet.
  2. Web 2.0
  3. User generated content.

Definisi, cakupan dan jenis literasi berkembang => new literacies: literasi digital (digital literacies) 

Mengapa literasi digital penting dipahami ? Hal itu dikarenakan cara membaca, menulis, mengemukakan lisan ada perbedaan antara sebelum dan setelah adanya internet (teknologi digital). Sebelum era digital (internet): dengan membaca cetak: buku, menulis dengan tools terbatas (alat tulis, mesin ketik, komputer terbatas untuk mengetik serta menulis pada materi cetak: kertas) serta menyampaikan pikiran: lisan pada khalayak terbatas, terjangkau.       
                       
Sifat-sifat literasi di era internet (digital)

  1. teks multimodal: gabungan teks digital, visual…
  2. hypertext. 
  3. hyperlink (tautan).
  4. multitasking.
  5. membaca secara non linier.
  6. scanning.
  7. memproduksi informasi selain mengkonsumsi informasi (booming informasi).
  8. berhadapan dengan media komunikasi digital: media sosial (blogs, twitter, facebook, instagram, youtube, wikis dan lainnya….)


Digital Literacies = kemampuan yang paling penting dalam lingkungan digital di abad 21.
Literasi digital = spektrum kemampuan. (digital literacies, bukan digital literacy)
Literasi digital (digital literacies): tidak sekadar mengacu pada kemampuan mengoperasionalkan perangkat digital (perangkat keras dan lunak) tetapi yang penting adalah kemampuan beradaptasi dengan information superhighway serta menavigasi informasi.


Literasi Digital
Memiliki kemampuan digital memerlukan lebih dari sekadar kemampuan untuk menggunakan piranti lunak atau untuk mengoperasikan perangkat digital. Literasi digital mencakup beragam keterampilan kompleks seperti kognitif, emosional, dan sosiologis pengguna yang diperlukan untuk menggunakan teknologi digital dalam lingkungan digital secara efektif. 

5 (lima) kemampuan literasi digital :

1.  Locating and Filtering (menemukan dan menyaring)
  • Mengetahui sumber-sumber daya digital (sumber-sumber informasi, data base, konten digital) yang tepat dan kredibel .
  • Menilai sumberdaya digital dan melakukan cara-cara yang efisien dan efektif.
2.  Sharing and Collaborating (berbagi dan berkolaborasi) 
  • Terlibat dalam aktivitas penyebaran konten-konten digital (dengan tujuan positif)
  • Bergabung dalam aktivitas kolaboratif (dengan manfaat meningkatkan knowledge, diskusi, berpendapat, berkomunikasi dalam ruang publik)
3.  Organizing and Curating (mengorganisasikan dan memberikan solusi)
  • Mengatur informasi, pengetahuan yang didapat dari sumber-sumber digital.
  • Diarahkan untuk tujuan/kepentingan yang bermanfaat dalam bidang-bidang kehidupan.
4.  Creating and Generating (menciptakan/berkreasi dan menghasilkan)
  • Menciptakan konten-konten digital, teks-teks digital.
  • Menghasilkan suatu inovasi, kreativitas

5.  Reusing and Repurposing (menggunakan kembali dan mengarahkan kembali tujuan)
  • Mengarahkan kembali untuk tujuan-tujuan positif yang bermanfaat dalam bidang-bidang kehidupan.
  • Menghasilkan tujuan-tujuan yang bermanfaat dalam masyarakat.
DItigal literasi
Digital Literacy
Dampak negatif digital skills
  1. Dampak psikologis: soliter, adiktif.
  2. Dampak sosial: social opium
  3. Dampak budaya: pergeseran etika (norma, nilai), cultural shock.
  4. Politik: hoax, hate speach.
Kunci pencegahan: Literasi Kritis

Problem dalam pendidikan di Indonesia
  1.  Kesenjangan digital antara pendidik (digital immigrant) dan siswa (digital natives, net generation, netizen, zetizen).
  2.  Implementasi dalam proses pembelajaran.
  3.  Pemanfaatan TIK (teknologi digital) belum banyak terintegrasi dalam proses pembelajaran.
  4.  Diharapkan guru beradaptasi dengan perkembangan TIK dan siswa yang merupakan bagian dari net generation, digital natives, netizen, zetizen.


Iklan Atas Artikel

Iklan Tengah Artikel 1

Iklan Tengah Artikel 2

Iklan Bawah Artikel