Mikrokontroller RAM dan ROM - Ruang Pendidikan

Mikrokontroller RAM dan ROM


Program dan data disimpan dalam memori. Variasi memori komputer sangat luas, istilah yang mengikutinya juga banyak, dan kemajuan teknologinya sangat sering, sehingga pembelajaran ekstensif dan berkelanjutan diperlukan agar sejalan dengan perkembangan terbaru. Piranti memori dapat diakses secara langsung oleh CPU terdisi dari IC semikonduktor yang disebut RAM dan ROM. Terdapat dua fitur yang membedakan RAM dan ROM :

(1) RAM adalah memori read/write, sedangkan ROM adalah memori read/only, dan
(2) RAM bersifat volatile (data hilang ketika daya di dimatikan), sedangan ROM tidak bersifat volatile.

Mikrokontroller RAM dan ROM



Kebanyakan sistem komputer mempunyai disk drive dan sebuah jumlah kecil ROM, cukup untuk menyimpan rutin perangkat lunak yang pendek dan sering dipergunakan yang melaksanakan operasi input/output. Program User dan data disimpan pada disk dan dikeluarkan pada ROM untuk dieksekusi. Dengan drop yang berkesinambungan pada biaya per-byte RAM, sistem komputer kecil sering berisi jutaan byte RAM.

1.1 BUS-BUS : ADDRESS, DATA, DAN CONTROL
Bus adalah sekumpulan kabel yang membawa informasi yang tujuannya umum. Pengaksesan sirkit sekitar CPU dilaksanakan oleh 3 bus: bus lamata, bus data, dan bus kontrol. Untuk setiap operasi read atau write, CPU menentukan lokasi data (instruksi) dengan menempatkan alamat pada bus alamat, dan kemudian mengaktifkan sinyal pada bus kontrol mengindikasikan apakah operasi tersebut read atau write. Operasi read melepaskan data byte dari memori apa lokasi tertentu dan menempatkannya pada bus data. CPU membaca data dan menempatkannya pada salah satu register internal. Untuk operasi write, CAPU menempatkan data pada bus data. Karena sinyal kontrol, memori mengenal operasi sebagai siklus write dan menyimpan data pada lokasi yang ditentukan.

Kebanyakan komputer kecil mempunyai baris alamat sebanyak 16 atau 20 buah. Baris alamat dimisalkan dengan n, masing-masing dengan kemungkinan dalam kondisi tinggi (1) atau rendah (0), lokasi ke 2n dapat diakses. Sebuah bus alamat 16-bit, untuk itu, dapat mengakses 216 = 65.536 lokasi, dan sebuah alamat 20-bit dapat mengakses 220 = 1.048.576 lokasi. Kependekan K (untuk kilo) mewakili 210 = 1024, untuk itu 16 bit dapat mengalamati 26x210 =64K lokas, sementara 10 bit dapat mengalamati 1024K (atau 1 Mega) lokasi.

Bus data membawa informasi antara CPU dan memori atau antara CPU dan piranti I/O. Penelitian ekstensif telah dilakukan untuk menentukan jenis aktifitas yang dilakukan waktu eksekusi berharga komputer. Jelas diketahui bahwa koemputer menghabiskan waktu duepertiganya hanya untuk memindahkan data. Karena mayoritas operasi memindahkan antara register CPU dan RAM eksternal atau ROM eksternal, jumlah baris (lebar) bus data penting untuk proses keseluruhan. Pembatasan lebar mengalamai delay: Terdapat sejumlah besar memori pada sistem, dan CPU dapat memiliki daya komputasional besar, tetapi akses ke data – pergerakan data antara memori dan CPU melalui bus data – dipersempit atau di-delay oleh lebar bus data.

Perlakuan ini penting, sehingga umum untuk menambah sebuah awalan menandakan range dari penyempitan ini. Frase “komputer 16-bit” menunjuk ke komputer dengan 16 baris pada bus datanya. Kebanyakan komputer cocok dengan klasifikasi 4-bit, 8-bit, 16-bit, datau 32-bit, dengan keseluruhan daya komputasi meningkat sejalan dengan meningkatnya lebar bus data.

Catat bahwa bus data, seperti yang ditunjukkan pada Gambar 1-2, adalah bidireksional dan bus alamat unidireksional. Informasi alamat selalu disediakan oleh CPU (diindikasikan pada Gambar 1-2 dengan panah), karena data dapat mengalir dalam arah mana saja, tergantung dari operasi read atau write yang dipergunakan (Informasi alamat kadangkala disediakan oleh rangkaian akses memori langsung (DMA) (penambahan di CPU)). Catat juga bahwa istilah “data” digunakan dengan pengertian umum: “informasi” yang mengalir pada bus data dapat berupa instruksi dari sebuah program, sebuah alamat disisipkan dalam sebuah instruksi, atau data yang digunakan oleh program.

Bus kontrol adalah merupakan sinyal acak, masing-masing memiliki peranan spesifik dalam urutan kontrol aktivitas sistem. Sebagai sebuah peraturan, sinyal kontrol mewaktukan sinyal yang disediakan oleh CPU untuk mengsinkronisasi pergerakan informasi pada alamat dan database. Walaupun biasanya hanya merupakan tiga sinyal, seperti CLOCK.

Iklan Atas Artikel

Iklan Tengah Artikel 1

Iklan Tengah Artikel 2

Iklan Bawah Artikel