Modul Mikrokontroler Lanjut - Motor Servo - Ruang Pendidikan

Modul Mikrokontroler Lanjut - Motor Servo

Servo merujuk pada error sensing feedback control yang digunakan untuk memperbaiki performa dari sebuah sistem. Servo atau Motor Servo adalah motor DC yang memiliki mekanisme servo untuk mengontor posisi sudut secara presisi. Motor servo umumnya mempunyai batas rotasi dari 90 derajat  hingga 360 derajat . Beberapa motor servo juga mempunyai batas 360 derajat atau lebih. Akan tetapi servo tidak berputar terus-menerus. Perputarannya dibatasi antara sudut-sudut yang sudah ditentukan.
Motor servo digunakan untuk pemosisian secara akurat misalnya pada lengan atau kaki robot, dan di mainan RC seperti RC helikopter, pesawat terbang dan mobil.
Modul Mikrokontroler Lanjut - Motor Servo

Ada empat pabrikan besar yang memproduksi motor servo : Futaba, Hitec, Airtronics, dan JR Radios. Motor servo dari Hitec dan Futaba  adalah yang paling sering digunakan.
Motor servo mempunyai tiga kabel atau konektor. Dua dari kabel-kabel tersebut adalah ground dan sumber tegangan positif untuk pencatu Motor Servo DC. Kabel ketiga digunakan untuk sinyal kontrol. Kabel-kabel ini dibedakan dengan warna, kabel merah merupakan supply DC dan harus dihubungkan dengan tegangan positif antara 4,8V – 6V. Kabel hitam adalah ground. Untuk kabel ketiga warnanya tergantung pada masing-masing pabrikan. Untuk Hitec berwarna kuning dan putih untuk Futaba.

Motor servo Hitec mempunyai 24 gigi pada splines nya sedangkan Futaba mempunyai 25 gigi. Splines dibuat untuk satu tipe servo yang tidak bisa digunakan untuk servo lainnya. Splines adalah tempat untuk menyambungkan lengan servo. Tidak seperti DC motor, membalik konektor GND dan V+ tidak merubah arah perputaran motor servo. Hal ini malah dapat merusak motor servo. Oleh karena itu pemasangan konektor harus diperhatikan dengan seksama.

Sebuah motor servo utamanya terdiri dari motor DC, sistem gigi, dan sensor posisi yang kebanyakan berupa potensiometer dan rangkaian kontrol. Motor DC terhubung dengan mekanisme gigi yang memberikan umpan balik ke sensor posisi yang berupa potensiometer. Dari gear box, keluaran motor servo dikirimkan melalui spline servo ke lengan servo. Potensiometer berganti posisi sesuai dengan posisi motor saat itu, yang mengakibatkan perubahan resistansi menghasilkan perubahan tegangan yang sebanding dari potensiometer. 

Download Modul Disini

Iklan Atas Artikel

Iklan Tengah Artikel 1

Iklan Tengah Artikel 2

Iklan Bawah Artikel