Pengertian dan Fungsi Modul Sebagai Media Pembelajaran - Ruang Pendidikan

Pengertian dan Fungsi Modul Sebagai Media Pembelajaran

1. Pengertian Modul 

Surahman (2010:2) mengatakan bahwa modul adalah satuan program pembelajaran terkecil yang dapat dipelajari oleh peserta didik secara perseorangan, artinya modul dapat didefiniskan sebagai sesuatu yang dapat dipelajari oleh siswa yang digunakan sebagai pedoman saat proses pembelajaran. Menurut Prastowo (2015:106) menyebutkan bahwa modul pada dasarnya adalah sebuah bahan ajar yang disusun secara sistematis dengan bahasa yang mudah dipahami oleh peserta didik sesuai tingkat pengetahuan dan usia mereka, agar mereka dapat belajar mandiri dengan bantuan atau bimbingan yang minimal dari pendidik. Dalam kata lain, modul dapat dikatakan sebagai sebuah pedoman dalam proses pembelajaran yang susunannya mengikuti apa yang termuat dalam silabus dan mudah dipelajari agar siswa dapat melakukan proses belajar dengan bantuan guru yang minim. 

Pengertian dan Fungsi Modul Sebagai Media Pembelajaran

Berdasarkan pengertian di atas dapat disimpulkan bahwa modul adalah sebuah bahan ajar dalam satuan pembelajaran terkecil yang disusun secara sistematis dengan bahasa yang mudah dipahami, agar siswa dapat belajar secara mandiri dengan bimbingan pendidik yang minim. 

2. Fungsi modul 

Pengertian modul mengisyaratkan bahwa penyusunan modul memiliki arti penting bagi kegiatan pembelajaran. Arti penting ini bila dijabarkan lebih luas, meliputi fungsi, tujuan, dan kegunaan modul bagi kegiatan pembelajaran peserta didik.  Menurut Prastowo (2011:107-108) bahwa fungsi modul antara lain: (a) bahan ajar mandiri, (b) pengganti fungsi pendidik, (c) sebagai alat evaluasi,  (d) sebagai bahan rujukan bagi peserta didik.  Berdasarkan uraian di atas maka modul yang disusun harus memenuhi beberapa hal berikut, antara lain: (1) mampu meningkatkan pengetahuan peserta didik, dan tidak bergantung pada kehadiran pendidik; (2) modul harus mampu menjelaskan materi pembelajaran dengan baik, oleh karena itu modul dapat dikatakan sebagai pengganti peran pendidik; (3) dengan menggunakan modul diharapkan peserta didik dapat mengukur pemahamannya dalam mempelajari materi; dan (4) modul harus berisi materi yang lengkap dan mudah dipahami, maka modul dapat digunakan sebagai bahan rujukan oleh peserta didik

Iklan Atas Artikel

Iklan Tengah Artikel 1

Iklan Tengah Artikel 2

Iklan Bawah Artikel