Asas Hukum Pidana - Ruang Pendidikan

Asas Hukum Pidana

Beberapa asas hukum pidana yang pokok yang bisa digunakan sebagai pegangan; 

1. Asas Legalitas (nullum dilectum nulla poena sine praevia lege) 

Asas ini diatur dalam pasal 1 ayat 1 KUHP yang berbunyi; “tiada suatu perbuatan dapat dipidana, kecuali berdasarkan kekuatan ketentuan peraturan perundangundangan pidana yang telah ada sebelumya”. Atau sederhananya, tidak ada perbuatan yang dilarang dan diancam dengan pidana jika tidak ditentukan dahulu dalam peraturan perundang-undangan.   Contoh A mencuri barang/benda milik B pada tahun 2011. Namun pada saat itu perbuatan mencuri belum diatur/dikategorikan sebagai perbuatan pidana dalam undang-undang. Sekalipun secara moral atau etika mencuri merupakan perbuatan yang tidak dibenarkan di masyarakat, Namun karena hukum (undang-undang) belum mengaturnya, maka perbuatan A tersebut tidak bisa dikatakan sebagai perbuatan pidana sehigga A tidak bisa dihukum karena itu. 

ruangpendidikan.net


2. Asas Teritorial. 

Asas ini mengatur bahwa hukum pidana berlaku bagi semua perbuatan pidana yang terjadi atau dilakukan di wilayah Indonesia. Tak peduli yang melakukan itu orang Indonesia atau bukan. Misalnya A (warga Negara Jerman) membunuh B (warga Negara Indonesia) di Indonesia. Maka A akan dikenakan pasal hukum pidana Indonesia  dan diproses berdasarkan hukum indonesia sekalipun ia warga negara Jerman. 

3. Asas Personal. 

Asas ini mengatakan, hukum pidana berlaku untuk seluruh perbuatan yang dilakukan warga negara Indonesia, tak peduli dimana ia melakukannya. Misalnya A (warga Negara Indonesia yang sedang berada di Singapura) membunuh B (warga negara singapura) di Singapura. Berdasarkan asas ini, A dapat dikenakan pasal hukum pidana indonesia, dan bukan hukum singapura.  

Namun lazimnya, asas Teritorial lah yang dipakai kebanyakan negara, termasuk Indonesia. Mengingat sudah sewajarnya tiap-tiap orang yang berada di suatu negara tunduk pada peraturan negara di mana ia berada. Atau pribahasanya, di mana bumi dipijak di situ langit di junjung.   


Iklan Atas Artikel

Iklan Tengah Artikel 1

Iklan Tengah Artikel 2

Iklan Bawah Artikel