Ciri – Ciri dan Proses Belajar - Ruang Pendidikan

Ciri – Ciri dan Proses Belajar

ruangpendidikan.net

A. Ciri-Ciri Belajar

Dari beberapa definisi para ahli diatas, atas dapat disimpulkan adanya beberapa ciri belajar, yaitu :
  1. Belajar dengan adanya perubahan tingkah laku ( change behavior ). Ini berarti, bahwa hasil dari belajar hanya dapat diamati dari tingkah laku, dari yang tidak tahu menjadi tahu, dari tidak terampil menjadi terampil.
  2. Perubahan perilaku relative permanent. Ini berarti, bahwa perubahan tingkah laku yang terjadi karena belajar untuk waktu tertentu akan tetap dan tidak berubah – ubah.
  3. Perubahan perilaku bersifat potensial artinya perubahan tingkah  laku yang terjadi tidak langsung dapat diamati pada saat proses belajar berlangsung.
  4. Perubahan tingkah laku merupakan hasil dari latihan atau pengalaman 
  5. Pengalaman atau latihan dapat memberi penguatan dan yang nantinya akan memberikan semangat atau dorongan.
B. Proses Belajar

Proses belajar adalah serangkaian aktivitas yang terjadi pada pusat saraf individu yang belajar. Proses belajar terjadi secara abstrak, karena terjadi secara mental dan tidak dapat diamati.

Menurut Gagne (Winkel, 2007), proses belajar, terutama belajar yang terjadi di sekolah, itu melalui tahap – tahap atau fase – fase berikut yaitu :
  • Tahap Motivasi, yaitu saat motivasi dan keinginan siswa untuk melakukan kegiatan belajar bangkit 
  • Tahap Konsentrasi, yaitu saat siswa harus memusatkan perhatian untuk tertuju pada hal – hal yang relevan dengan apa yang akan dipelajari.
  • Tahap Mengolah, yaitu siswa menahan informasi yang diterima dari guru dalam Short Term Memory, kemudian mengolahnya menjadi berupa sandi – sandi sesuai dengan penangkapannya masing – masing.
  • Tahap Menyimpan, yaitu tahap dimana siswa menyimpan hasil olahan pada tahap sebelumnya ke dalam Long Term Memory. Pada tahap ini hasil belajar sudah diperoleh, baik baru sebagian maupun secara keseluruhan dan perubahan – perubahan sudah terjadi.
  • Tahap Menggali (1), yaitu siswa menggali dan mengolah lagi informasi yang telah disimpan dalam LTM ke STM untuk dikaitkan dengan informasi baru yang dia terima dan akan diberi makna.
  • Tahap menggali (2), yaitu siswa menggali informasi yang telah disimpan dalam LTM untuk persiapan fase prestasi. Tahap ini diperlukan untuk menyelesaikan tugas, menjawab  pertanyaan dan kepentingan kerja.
  • Tahap Prestasi, yaitu informasi yang telah tergali pada sebelumnya digunakan untuk menunjukkan prestasi yang merupakan hasil belajar.
  • Tahap Umpan Balik, yaitu dimana siswa akan mendapatkan penguatan dari perasaan puas jika prestasinya tepat. Tapi jika sebaliknya jika prestasinya tidak tepat maka akan timbul perasaan tidak puas maupun tidak senang.

Iklan Atas Artikel

Iklan Tengah Artikel 1

Iklan Tengah Artikel 2

Iklan Bawah Artikel