Pengertian Motivasi Menurut Para Ahli - Ruang Pendidikan

Pengertian Motivasi Menurut Para Ahli

Pengertian Umum Motivasi
Secara etimologi motivasi artinya dorongan, kehendak, alasan atau kemauan. Motivasi adalah tenaga-tenaga (forcer) yang membangkitkan dan mengarahkan kelakuan individu. Motivasi tidak dapat diamati kontan akan tetapi dapat diinteprestasikan dalam tingkah lakunya, berupa stimulus, dorongan atau pembangkit tenaga munculnya suatu tingkah laku dalam kondisi tertentu.

Berawal dari kata motif  itu maka motifasi dapat diartikan sebagai daya penggerak yang telah menjadi aktif pada saat-saat tertentu, terutama bila kebutuhan untuk mencapai tujuan sangat dirasakan mendesak.

ruangpendidikan.net

Pengertian Motivasi Menurut Para Ahli

Motif  merupakan suatu driving force yang menggerakkan manusia untuk bertingkah laku, dan di dalam perbuatanya itu mempunyai tujuan tertentu. Setiap tindakan yang dilakukan oleh manusia selalu di mulai dengan niat atau yang disebut dengan motivasi. 
Menurut :
  1. Wexley & Yukl mengemukakan bahwa motivasi adalah pemberian atau penimbulan motif, dapat pula diartikan hal atau keadaan menjadi motif (As’ad, 1987).
  2. Mitchell mengemukakan bahwa motivasi mewakili proses - proses psikologikal, yang menyebabkan timbulnya, diarahkanya, dan terjadinya persistensi kegiatan - kegiatan sukarela (volunter) yang diarahkan ke tujuan tertentu (Winardi, 2002).
  3. Soemanto (1987) secara umum mendefinisikan motivasi sebagai suatu perubahan tenaga yang ditandai oleh dorongan efektif dan reaksi - reaksi pencapaian tujuan. Karena kelakuan manusia itu selalu memiliki tujuan, kita dapat menyimpulkan bahwa perubahan tenaga yang memberi kekuatan bagi tingkah laku mencapai tujuan, telah terjadi di dalam diri seorang individu atau pribadi masing-masing. 

Dari uraian diatas dapat disimpulkan bahwa motivasi merupakan sejumlah proses-proses psikologi, yang menyebabkan timbul atau terjadinya persistensi kegiatan- kegiatan sukarela (volunter) yang diarahkan ke tujuan tertentu, baik yang bersifat internal, atau eksternal bagi seorang individu, yang menyebabkan timbulnya sikap antusiasme.

Iklan Atas Artikel

Iklan Tengah Artikel 1

Iklan Tengah Artikel 2

Iklan Bawah Artikel