Tips Memilih lawyer - Ruang Pendidikan

Tips Memilih lawyer

Ada hal yang tak kalah penting yang masyarakat harus pahami yaitu kiat-kiat memilih advokat/lawyer/pengacara yang Penulis sarikan dari berbagai sumber: 

ruangpendidikan.net


a. Menelusuri Bidang Kekhususan/Keahlian Lawyer 
Beberapa Lawyer bisa bekerja dengan baik di luar dari keahlian mereka, akan tetapi banyak yang tidak mengetahui dengan baik nuansa pada bidang hukum yang lain. Oleh karena itu, jika Anda membutuhkan Lawyer di bidang kontrak/perjanjian, jangan menggunakan jasa Lawyer perceraian.

b. Kejujuran dan Rasa Peduli 
Memang susah-susah gampang mencari pengacara tipe ini, tetapi pasti ada. Pengacara yang baik tidak pernah ragu untuk menekan kontrak dengan kliennya supaya jelas hak dan kewajiban masing-masing. Menyampaikan analisa hukum secara jelas dan menyeluruh, tidak membela secara membabi buta. Pengacara yang jujur akan berjuang agar keliennya bebas jika memang tidak bersalah, dan meringankan hukuman kliennya jika kliennya bersalah. Bukan menghalalkan segala cara agar kliennya bebas padahal dia tahu kliennya bersalah. 

Pengacara yang jujur juga adalah mereka yang bergerak berdasarkan hukum, dan tidak membuka ruang atau menyarankan untuk melakukan praktek-praktek suap dan praktek tidak terpuji lainnya. Jika ada pengacara yang meminta atau memberikan nasihat hukum untuk melakukan suap atau tindakan melawan hukum lainnya, maka angkat kaki dan meninggalkan pengacara tersebut adalah pilihan yang sangat tepat. Pengacara yang peduli adalah pengacara yang mampu menjelaskan tugasnya kepada kliennya. 

c. Mencari Tahu Latar Belakang si Pengacara 
Jangan asal memilih pengacara, ada baiknya anda mencari tahu mengenai latar belakangnya, seperti pendidikan, bagaimana mereka mengelola praktek dari teori yang sebelumnya dijelaskan, dan pengalaman kerja menyelesaikan kasus.126 

d. Citraan Pengacara 
Citraan pengacara adalah tahap yang sangat penting, semakin baik citra calon pengacara anda berarti semakin terpercayalah anda untuk memberikan kasus anda kepadanya. 

e. Bertemu Secara Langsung 
Telah menjadi hal yang sangat umum dan biasa saat ini untuk melakukan komunikasi bisnis hanya melalui e-mail dan telepon. Hal ini tidaklah bagus untuk hubungan yang penting seperti antara Anda dan advokat Anda. Anda perlu bertemu dengan advokat tersebut secara langsung. 

f. Jangan Terlalu Mudah Menjatuhkan Pilihan Pada Pengacara Yang Pertama Ditemukan 
Saat ingin membeli rumah, Anda tentunya tidak membeli rumah pertama yang Anda lihat. Sama halnya dengan mencari advokat. Anda harus mendapatkan beberapa nama, lebih baik apabila diperoleh dari referensi, kemudian pilih secara bijak. 

g. Meninjau Tarif Pengacara Lebih Awal 
Jangan mengeluh apabila Anda dikenakan tarif yang sangat besar jika Anda lalai untuk meninjau tarif/biaya jasa pengacara ini sebelum menyetujui untuk menggunakan jasa advokat tersebut. 

h. Mengatur Pertemuan 
Setelah sudah cukup banyak info yang Anda dapat dari pengacara yang akan menjadi pengacara Anda, maka aturlah waktu untuk kalian bertemu. Pertemuan bisa dilakukan di kantor pengacara yang bersangkutan atau bisa juga bertemu di tempat lain, tergantung kesepakatan para pihak saja. Saat bertemu dengan calon pengacara Anda, lihatlah prospek yang potensial yang dimilikinya. Kebanyakan pengacara akan setuju untuk konsultasi gratis pada awalnya. Kesempatan inilah jangan anda sia-siakan untuk mengajukan pertanyaan-pertanyaan sulit, permintaan daftar klien sebelumnya sebagai bahan referensi dan kasus-kasus yang pernah ditangani sebelumnya. Bagaimana akhir kasus yang ditanganinya, jika lebih banyak sukses, anda wajib bernafas lega. Jika Anda merasa yakin dengan pengacara tersebut, maka Anda bisa langsung memutuskan untuk menggunakan jasa pengacara yang bersangkutan. Jasa yang biasanya diberikan lawyer adalah 1) konsultasi, 2) penanganan perkara di pengadilan (litigasi) dan di luar pengadilan (non-litigasi) seperti di kepolisian, kejaksaan, mediasi atau negosiasi, 3) Klien tetap (retainer fee), 4) Peninjauan perjanjian (contract review), 5) Uji tuntas dan pendapat hukum (legal due dilligent and legal opinion).


Iklan Atas Artikel

Iklan Tengah Artikel 1

Iklan Tengah Artikel 2

Iklan Bawah Artikel